Jurnal IMAJI
Vol. 15 No. 1 (2024): Arsip, Wacana Visual & Film Eksperimental

HOMO LUDENS & PINK PASTEL; AKSI DRAMA DALAM FILM EKSPERIMENTAL DENGAN PENDEKATAN ABJECT ART

Eka Wahyu Primadani (Unknown)
Sito Fossy Biosa (Unknown)
Waret Khunacharoensap (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2024

Abstract

Seni abjek merambah pada dunia film. Kajian tentang hubungan Homo Ludens (manusia yang bermain) contoh: drama maupun akting-aksi selalu memiliki kasus yang tidak pernah usai dibahas dalam karya film, terutama pada gerakan film eksperimental. Hal-hal yang muncul dari “ego” seniman (sutradara) menjadi materi untuk dibedah dari sisi yang luas, bernilai baik dan buruk, positif dan negatif, penerimaan hingga penolakan, melibatkan diskusi terkait efek mengganggu yang tidak lepas dari unsur penolakan terhadap karya-karya “anggun dan rapi”, terlebih pada pembahasan seni atau karya seni abjek atau bersifat abjektif-abjeksi, menampakkan sesuatu yang menantang batas kewajaran adalah sebuah kewajaran lainnya yang harusnya dapat diterima “penonton baru”. Menguraikan struktur atau sistem yang dapat merujuk pada sesuatu yang secara khusus mempertanyakan estetika, ketubuhan, tampak kasar, gerakan-gesture yang buruk tabu menjadi tidak tabu, menyinyir institusi, degradasi, merendahkan, protes, atau sarkastik terhadap masyarakat yang menjalani hidup dengan normal. Identitas karyanya dibentuk melalui proses penolakan yang menghasilkan penyimpangan aksi-reaksi yang digambarkan dengan jelas antara keadaan yang berbeda. Hal itu menunjukkan seberapa kita bisa memaknai estetika yang “buruk”, penuh penderitaan atas pengalaman orang-orang di sekitar kita, dihadirkan ke dalam karya-karya aksi drama dengan ciri khas seperti sesuatu yang menjijikkan, janggal atau ganjil, kedekatan terhadap sesuatu bernuansa satire, merupakan komponen penting dari sebuah pernyataan kritis sutradara film PINK PASTEL untuk mengaktifkan kesadaran persepsi yang berlawanan dari sikap optimis tentang perubahan gaya bertutur drama pada film dari penonton-spektator yang kian cerdas, ambisi melawan aksi-drama konfensional atau normal pada tataran kewajaran realita umum.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

IMAJI

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Journal IMAJI accommodates a collection of various topics of film / audio-visual studies that contain ideas, research, as well as critical, fresh, and innovative views on the phenomenal development of cinema in particular and audio-visual in general. This journal aims to provide research ...