Serupa : The Journal of Art Education
Vol 13, No 1 (2024)

WAYANG DIPONEGORO: REPRESENTASI PERLAWANAN NUSANTARA TERHADAP PENJAJAHAN BELANDA

Akbar Bagaskara (Chulalongkorn University)
Septiana Wahyuningsih (Universitas Negeri Yogyakarta)
Akhlis Syamsal Qomar (Universitas Sebelas Maret)



Article Info

Publish Date
10 Mar 2024

Abstract

Seni wayang yang telah lama eksis di Nusantara adalah salah satu seni yang wajib dipromosikan. Selain karna sejarahnya yang dekat dengan kehidupan di Nusantara. Wayang juga telah lama menjadi medan kritik sosial yang ampuh pada masa penjajahan Belanda. Cukup lama Nusantara dikuasai oleh bangsa penjajah Belanda. Tak terhitung jumlah pribumi yang telah gugur karenanya. Namun perjuangan itu selalu dicatat dalam sejarah, apalagi dengan tokoh-tokohnya. Salah satunya yaitu Pangeran Diponegoro. Pengorbanan beliau harus  dan terus diteladani oleh generasi saat ini. Selain dengan media buku cerita, kita juga bisa memperkenalkan perjuangan beliau mengunakan media wayang.  Wayang Pangeran Diponegoro ini yang kelak bisa dijadikan sebagai simbol persatuan Indonesia. Selain mempromosikan seni wayang, hadirnya wayang Pangeran Diponegoro mengingatkan kita akan perlawanan bangsa ini terhadap Belanda. Adapun metode penelitian ini memfokuskan pada observasi, wawancara dan studi kasus dengan topik terkait. Dapat disimpulkan diakhir, media wayang Pangeran Diponegoro menjadi perantara yang baik untuk mempromosikan seni wayang dan pengetahuan sejarah secara bersamaan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

serupa

Publisher

Subject

Arts Education

Description

Serupa: The Journal of Art Education menyambut baik kiriman yang memberikan wawasan tentang isu-isu terkini dan utama yang berhubungan dengan studi pendidikan maupun seni rupa. Jurnal ini menyediakan tempat bagi para peneliti dan praktisi pendidikan dan seni rupa untuk berdiskusi, mengejar dan ...