Jurnal Agrotek Tropika
Vol 12, No 2 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, Mei 2024

RESPIRASI DAN BIOMASSA KARBON MIKROORGANISME (C-MIK) TANAH AKIBAT SISTEM OLAH TANAH DAN PEMUPUKAN PADA TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) MUSIM TANAM KE-8

Nuki Aisah (Fakultas Pertanian, Universitas Lampung)
Septi Nurul Aini (Fakultas Pertanian, Universitas Lampung)
Dermiyati Dermiyati (Fakultas Pertanian, Universitas Lampung)
M. A. Syamsul Arif (Fakultas Pertanian, Universitas Lampung)
Astriana Rahmi Setiawati (Fakultas Pertanian, Universitas Lampung)
Dedy Prasetyo (Fakultas Pertanian, Universitas Lampung)
Jamalam Lumbanraja (Fakultas Pertanian, Universitas Lampung)



Article Info

Publish Date
11 May 2024

Abstract

Produksi kacang hijau di provinsi Lampung mengalami penurunan. Penurunan produksi kacang hijau ini disebabkan karena tingkat kesuburan tanah yang rendah. Upaya untuk meningkatkan kesuburan tanah yang rendah dilakukan dengan pengolahan tanah dan pemupukan. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh sistem olah tanah dan pemupukan terhadap respirasi dan biomassa karbon mikroorganisme tanah (C-mik). Penelitian ini dirancang dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial (2×2) dengan 4 kelompok. Faktor pertama adalah perlakuan sistem olah tanah (T) yaitu T1 = olah tanah minimum, dan T2 = olah tanah intensif. Faktor kedua dalam penelitian ini adalah pemupukan (P) yaitu P0 = tanpa pemupukan dan P1 = Pemupukan kotoran ayam 1.000 kg ha-1 + NPK majemuk (16:16:16) 200 kg ha-1. Pengamatan dilakukan sebanyak 4 kali pengamatan yaitu 0, 7, 30, dan 60 HST (hari setelah tanam). Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam pada taraf 5% yang terlebih dahulu diuji homogenitas ragamnya dengan menggunakan Uji Bartlett dan additivitasnya diuji dengan Uji Tukey. Data diuji lanjut menggunakan uji BNT taraf 5 %. Uji korelasi dilakukan untuk mengetahui hubungan antara variabel pendukung dan variabel utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respirasi tanah lebih tinggi pada perlakuan olah tanah intensif daripada perlakuan olah tanah minimum  pada pengamatan 7 dan 30 HST. Begitu juga biomassa C-mik tanah lebih tinggi pada perlakuan olah tanah intensif daripada perlakuan olah tanah minimum pada pengamatan 30 dan 60 HST.  Perlakuan pemupukan tidak berpengaruh terhadap peningkatan respirasi tanah dan biomassa C-mik. Interaksi perlakuan olah tanah intensif + tanpa pemupukan berpengaruh nyata dalam meningatkan biomassa C-mik pada pengamatan 7 HST. Terdapat korelasi positif antara C-organik dengan respirasi tanah pada pengamatan 30 HST dan pH tanah dengan biomassa C-mik tanah pada pengamatan 0 HST. 

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

JA

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agrotek Tropika (JAT) is a journal of science in the field of agrotechnology which covers several fields of science such as Agronomy, Horticulture, Soil Science, and Plant Pests and Diseases. Journal of Tropical Agrotek published since 2013 and published three times in one year ie in ...