PKM produksi kascing oleh masyarakat tani di Desa Barang, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng merupakan teknologi dan inovasi baru yang dilaksanakan untuk menjawab permasalahan limbah. Kelompok tani yang dilibatkan adalah Wanita Tani Melati yang merupakan kelompok pembudidaya jamur tiram. Salah satu limbah organik yang belum diolah masyarakat ialah limbah baglog budidaya jamur tiram. Teknologi yang diperkenalkan kepada masyarakat setempat ialah penggunaan limbah baglog budidaya jamur tiram sebagai media budidaya cacing dimana hasil metabolisme cacing tersebut menjadi vermikompos yang lebih baik dibandingkan pupuk kompos biasa yang dapat langsung diaplikasikan pada tanaman. PKM ini dilaksanakan dalam 2 tahap, yaitu tahap pelatihan yang berlangsung selama 1 hari dan tahap produksi kascing menggunakan media limbah baglog dan cacing Lumbricus rubellus serta pendampingan selama 4 bulan. Dari kegiatan PKM ini telah berhasil diproduksi vermikompos sebanyak 200 kg dalam kurun waktu 2 bulan. Pembuatan kascing secara mandiri diharapkan dapat menjadi solusi bagi petani agar tidak tergantung kepada pupuk sintetis yang dibeli ataupun disubsidi oleh pemerintah sekaligus dapat menambah pendapatan bagi petani jamur tiram dari hasil penjualan vermikompos dan cacing Lumbricus rubellus .
Copyrights © 2024