Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh antara kompetensi praktik pemesinan dan pengalaman kerja lapangan dengan minat berwirausaha siswa Teknik Pemesinan di SMK Negeri 1 Sumatera Barat, baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis statistik menggunakan lembar penelitian dan kuesioner kepada 116 siswa kelas XI dan XII Teknik Pemesinan pada tahun ajaran 2023/2024. Data dikumpulkan melalui pengamatan historis nilai siswa dan pengisian kuesioner offline dan online. Analisis data melibatkan statistik deskriptif, pengujian asumsi klasik, analisis korelasi, koefisien determinasi, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh signifikan dari variabel X1 (kompetensi praktikum pemesinan) dan X2 (praktik kerja lapangan) terhadap variabel Y (minat berwirausaha) pada siswa SMK Negeri 1 Sumatera Barat. Korelasi antara kedua variabel tersebut sangat rendah, menunjukkan bahwa aspek praktikum dan PKL belum mampu secara substansial meningkatkan minat siswa untuk berwirausaha. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor-faktor lain seperti kualitas pembelajaran, fasilitas praktikum, motivasi siswa, dan dukungan keluarga serta industri mungkin memiliki peran yang lebih dominan dalam membentuk minat berwirausaha siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya meningkatkan integrasi kurikulum kejuruan dengan kebutuhan industri dan memperkuat aspek pengembangan keterampilan kewirausahaan dalam pendidikan kejuruan, untuk mempersiapkan lulusan SMK yang lebih siap bersaing di dunia kerja yang semakin kompleks.
Copyrights © 2024