Stroke merupakan gangguan atau kerusakan neurovaskular yang kompleks dan sering menjadi isu masalah kesehatan publik, stroke mempunyai dampak pada aspek kehidupan, seperti mengalami masalah psikososial disebabkan terdapatnya perubahan fisik didalam dirinya.Tujuan penelitian ini melihat pengaruh konsep diri pasien terhadap masalah psikososial yang di hadapi. Subyek penelitian 113 pasien stroke dengan kriteria inklusi dan menggunakan desain penelitian kuantitatif serta jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross- sectional. Penelitian ini menggunakan kuesioner. Robson Scale Concept (RSCQ) dan kuesioner Depression, Anxiety, and Stress Scale (DASS 21).berdasarkan hasil penelitian uji univariat ditemukan bahwa yang miliki konsep diri rendah pada pasien stroke sebesar 74 orang yang memiliki masalah psikososial tinggi lebih banyak berjumlah 79 orang (30,1%) dan hasil uji bivariat adalah 0,007 (p<0,05) yang berarti ada hubungan antara konsep diri dengan masalah psikososial pada pasien stroke di Rumah Sakit Tingkat IV 07.01 Lhokseumawe. Kesimpulan adanya hubungan yang significan antara konsep diri pasien stroke terhadap masalah psikososial yang di alami pasien tersebut. Saran dalam penelitian menyatakan bahwa masalah psikososial sangat penting untuk dapat diatasi sesegera mungkin sehingga proses penyembuhan dan pemulihan pasien stroke dapat segera teratasi.
Copyrights © 2023