Perkembangan motorik halus merupakan indikator yang lebih baik daripada motorik kasar dalam mendiagnosis gangguan motorik anak usia prasekolah. Apabila terjadi gangguan motorik halus, maka dapat berdampak pada perkembangan lainnya. Gangguan perkembangan motorik halus dapat diatasi dengan memberikan stimulus pada anak yakni dengan bermain puzzle. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektifitas Permainan Puzzle Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Prasekolah melalui studi kasus. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus, yang dibuat untuk memecahkan suatu permasalahan dengan landasan teori dan metode ilmiah. dengan kriteria inklusi. Berdasarkan hasil penelitian pada efektifitas permaian puzzle terhadap Perkembangan motorik halus pada prasekolah di peroleh hasil adanya efetif dilakukan karena sangat mendukung perkembangan motorik halus yaitu permaian puzze. Berdasarkan keterangan diatas bawah perkembangan motoric halus yang dilakukan dengan permainan puzzle sangat efektif dilihat dari table I dan II dimana subjek dapat menyelesaiakn permaina puzzle dengan waktu yang tepat tanpa bimbingan orang tua dan guru. Berdasarkan data dikalimat Sebagian besar perkembangan anak usia prasekolah sebelum diberikan metode bermain puzzle adalah normal. Dan hampir seluruhnya perkembangan anak usia prasekolah sesudah diberikan metode bermain puzzle adalah normal.
Copyrights © 2024