Menjelang pemilu 2024 mendatang politik identitas kembali muncul sebagai polemik dan senjata utama dalam berpolitik demi mendapatkan suara. 2023 sebagai tahun politik menggunakan agama sebagai alat bagi setiap calon dalam berkampanye. Hal tersebut tentu berpengaruh terhadap toleransi beragama dalam bermasyarakat, baik sekarang maupun kedepanya. Tanggapan – tanggapan masyarakat mengenai politik identitas tersebut dapat ditemui di banyak media sosial terutama pada akun – akun youtube yang mengangkat tema politik identitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana politik identitas mempengaruhi toleransi beragama di masyarakat melalui hasil nilai akurasi dan evaluasi dari penerapan metode KNN dalam pengujian analisis sentimen pada komentar video youtube Indonesia lawyers club yang bertemakan politik identitas. Pada penelitian ini terdapat 2000 data pada dataset yang akan diproses dalam tahapan preprocessing dan labeling dengan dilakukan implementasi algoritma dengan metode K – Nearest Neighbor. Pengujian menggunakan teknik splitting data 80 : 20 pada range K-1 sampai K-10 dengan accuracy sebesar 65% serta melakukan pengujian evaluasi hasil penelitian dengan menggunakan confusion matrix.
Copyrights © 2024