Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan antara model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan tipe Picture and Picture terhadap minat belajar siswa pada pembelajaran IPA kelas V MIS Islamiyah Kendal Kabupaten Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian the non-equivalent control grup design. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 29 siswa kelas VA sebagai kelas eksperimen dan 27 siswa kelas VB sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis yang digunakan yaitu uji normalitas data, uji homogenitas varians, uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minat belajar siswa kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT diperoleh hasil rata-rata senilai 61%, kemudian mengalami peningkatan menjadi 77%.  Sedangkan minat belajar siswa kelas kontrol menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture diperoleh hasil rata-rata senilai 59%, kemudian mengalami peningkatan menjadi 76%. Dilihat dari hasil uji-t (Independent Samples T-Test) diperoleh nilai Sig. (2-tailed) 0,855 ≥ α (taraf signifikansi) 0,05, dengan kata lain H0 diterima dan H1 ditolak. Dengan demikian, disimpulkan bahwa “Tidak terdapat perbedaan atau perbandingan secara signifikan antara model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan tipe Picture and Picture dalam mengkaji minat belajar siswaâ€. Kedua model tersebut dapat meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran IPA kelas V MIS Islamiyah Kendal, namun minat belajar siswa pada kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih tinggi dari pada model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture.
Copyrights © 2023