Jurnal Edukasi Khatulistiwa : Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia
Vol 7, No 1 (2024): April 2024

IMPLEMENTASI ASESMEN DIAGNOSTIK NON-KOGNITIF GAYA BELAJAR DENGAN MEDIA GOOGLE FORM DI SMK KOTA SEMARANG

Viani, Yetty Okta (Unknown)
Ripai, Ahmad (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Apr 2024

Abstract

This research aims to describe the results of the non-cognitive diagnostic assessment of learning styles of Class X PM 1 students at SMK Kota Semarang, namely SMK Negeri 2 Semarang, using words and charts. This research method is descriptive qualitative and quantitative, known as mixed methods. Data sources for this research include primary data collected directly individually from student responses via Google Form as well as secondary data from libraries or archives related to student learning styles from tutor teachers. The data collection technique uses a written exam, namely ten multiple choice questions presented online using Google Form media. The results of the study describe the learning styles of class X PM 1 at SMKN 2 Semarang varying with a ratio of 27,3% to visual learning styles, 31.8% to auditory learning styles and 68,2% to kinesthetic learning styles. The most dominant variation in learning styles of students in schools is the dominant kinesthetic learning style. Keywords: assesment diagnostic, learning style, non-cognitive.  AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil asesmen diagnostik non-kognitif gaya belajar peserta didik Kelas X PM 1 di SMK Kota Semarang, yakni SMK Negeri 2 Semarang dengan kata-kata dan bagan. Metode penilitian ini adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dikenal sebagai metode campuran. Sumber data penelitian ini meliputi data primer yang dikumpulkan langsung secara individu dari tanggapan peserta didik melalui google form serta data sekunder dari perpustakaan atau arsip terkait gaya belajar peserta didik dari pendidik pamong. Data dikumpulkan dengan ujian tertulis, yakni sepuluh soal pilihan ganda yang disajikan secara online menggunakan media google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik kelas X PM 1 SMK Negeri 2 Semarang memiliki gaya belajar yang beragam, dengan pembagian persentase sebesar 27,3% untuk gaya belajar visual 31,8% untuk gaya belajar audiovisual, dan 68,2% untuk gaya belajar kinestetik. Variasi gaya belajar peserta didik di sekolah yang paling dominan adalah   gaya belajar kinestetik yang dominan.Kata Kunci: asesmen diagnostik, gaya belajar, non-kognitif

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jpbsi

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal Edukasi Khatulistiwa : Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia contains the results of scientific works in the form of research results and studies of scientist, scholar, and teacher from language and literature filed. this journal is published twice a year in October and April in indonesian ...