Aktivitas sehari-hari membutuhkan kinerja otak yang sangat kompleks, dan ini bergantung pada working memory capacity (WMC). Perbedaan individu mencerminkan WMC seseorang yang terbatas, dan tugas kognitif dapat diselesaikan jika kapasitas untuk menyimpan informasi saat diproses cukup. Tujuan penelitian kali ini ingin mengkonfirmasi apakah WMC seseorang dapat dipengaruhi oleh keberadaan smartphone-nya. Subjek sebanyak 16 orang (2 laki-laki, 14 perempuan, usia 18-21 tahun; mean usia=19.75). Subjek dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok smartphone di atas meja, dan kelompok smartphone di dalam tas. Pengukuran WMC menggunakan Operation Span Task (AOSPAN). Desain eksperimen yang digunakan adalah between-subject design. Hasilnya tidak terdapat perbedaan antar kedua kelompok perlakukan ditinjau dari nilai total OSpan (p=0.57>0.05). Sehingga tidak terdapat pengaruh keberadaan smartphone terhadap working memory capacity. Ada beberapa alasan yang menjadi faktor tidak terbuktinya pengaruh keberadaan smartphone terhadap working memory capacity
Copyrights © 2024