Tirotoksikosis merupakan keadaan klinis yang berhubungan dengan aktivitas hormon tiroid yang berlebihan, biasanya karena tingginya sirkulasi hormon tiroid. Kejadian hipertiroid di Indonesia berkisar 44%-48% dari seluruh kelainan kelenjar tiroid yang ditemui dan telah diperkirakan terdapat 12 juta kasus hipertiroid. Pasien perempuan 55 tahun datang ke IGD dengan keluhan jantung berdebar. Jantung berdebar dirasakan sejak ±1 hari SMRS secara terus menerus, dirasakan saat pasien beraktivitas dan berkurang saat istirahat. Hal ini membuat pasien cemas dan berkeringat dingin. Pemeriksaan fisik leher didapatkan benjolan di leher kiri ukuran 1 cm x 1 cm x 1 cm, konsistensi kenyal dan pinggir tumpul, tidak ada nyeri tekan, perabaan hangat, ikut bergerak saat menelan, dan tidak ditemukan bruit. Hasil laboratorium pemeriksaan T3 didapatkan hasil meningkat yaitu 7,88 nmol/L, FT4 juga meningkat yaitu 99,49 pmol/L, sedangkan TSH rendah dari hasil rujukan yaitu <0,05 UI/mL yang menunjukkan kesan hipertiroid. Pasien didiagnosis struma nodusa hipertiroidisme kemudian diberikan penatalaksanaan methimazole 3x10 mg sehari dan propanolol 3x20 mg. Prognosis pasien secara umum adalah dubia ad bonam.
Copyrights © 2023