Nilai utama Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) antara lain religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Setiap nilai utama memiliki sub nilai karakter yang perlu dikembangkan di sekolah. Salah satu kegiatan penanaman penguatan Pendidikan karakter dapat dilaksanakan melalui kegiatan gerakan literasi sekolah. Gerakan Literasi Sekolah (GLS) adalah sebuah gerakan dalam upaya menumbuhkan budi pekerti siswa yang bertujuan agar siswa memiliki budaya membaca dan menulis sehingga tercipta pembelajaran sepanjang hayat. Gerakan literasi sekolah, yaitu membaca dan menulis sudah dilaksanakan di SD Muhammadiyah 3 Tumpang. Membaca merupakan salah satu jendela bagi masuknya beragam ilmu pengetahuan. Keberhasilan suatu pendidikan sedianya tidak diukur dari banyaknya anak yang mendapatkan nilai tinggi dalam suatu pelajaran, melainkan banyaknya anak yang gemar membaca di suatu kelas. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan gerakan literasi sekolah berbasis Penguatan Pendidikan karakter di SD Muhammadiyah 3 Tumpang dan konsep dasar implementasi kegiatan gerakan literasi sekolah berbasis penguatan Pendidikan karakter di SD Muhammadiyah 3 Tumpang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Muhammadiyah 3 Tumpang sudah mengimplementasikan Gerakan Literasi Sekolah berbasis Penguatan Pendidikan Karakter melalui kegiatan membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai, jadwal rutin siswa ke perpustakaan, dan proyek penulisan buku bersama siswa. Penguatan pendidikan karakter yang muncul berupa religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Konsep dasar implementasi kegiatan gerakan literasi sekolah berbasis penguatan Pendidikan karakter di Sekolah Dasar dapat dijadikan sebagai bahan sumber dalam pengembangan pemikiran mengenai gerakan literasi sekolah berbasis PPK.
Copyrights © 2024