Media sosial merupakan sebuah teknologi informasi yang memanfaatkan internet dan saat ini sedang mengalami kemajuan yang signifikan dan pesat. Penggunaan media sosial yang berlebihan berpotensi menimbulkan kondisi psikologis yang biasa disebut Fear of Missing Out (FoMO). Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbedaan Fear of Missing Out ditinjau dari masa perkembangan dan jenis kelamin pada emerging adulthood. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja akhir dan dewasa awal yang berdomisili di Kota Bukittinggi sebanyak 100 orang. Analisis data yang digunakan adalah anava faktorial 2 jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada Fear of Missing Out ditinjau dari masa perkembangan. Sedangkan pada jenis kelamin tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap Fear of Missing Out.Kata Kunci: Fear of missing out, masa perkembangan, jenis kelamin, emerging adulthood
Copyrights © 2024