Ujaran Kebencian di Indonesia dilakukan secara verbal dan non-verbal, baik langsung maupun melalui media sosial. Ujaran kebencian menyebabkan kesenjangan sosial, sikap tidak saling menghormati, dan kemunduran bangsa. Pada jurnal ini membahas mengenai sikap mahasiswa dalam menyikapi hate speech di media sosial Instagram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan fokus analisis pada mahasiswa sebagai studi kasus mengenai hate speech yang tersebar di platform di media sosial. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah hate speech adalah konten yang mengandung ancaman fisik, penggunaan kata-kata kasar, dan merendahkan, serta bahasa yang memprovokasi kebencian dan permusuhan. Dampak hate speech di media sosial dirasakan dapat mempengaruhi suasana hati dan kesejahteraan mental pengguna, serta hubungan antar individu.
Copyrights © 2024