Produksi kacang tanah di Kabupaten Melawi masih rendah yaitu 12,24 kuintal per ha per tahun, dengan luas 136 hektar. Rendahnya produksi ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya produksi adalah kurang tepatnya pengolahan tanah dan nutrisi tanaman, diantaranya pemupukan yang harus diberikan seperti pupuk organik cair D.I Grow. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik cair D.I Grow terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah; dan mengetahui dosis pupuk organik cair DI Grow yang memberikan pertumbuhan dan hasil kacang tanah. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan lima ulangan, perlakuan dalam penelitian ini adalah pemberian pupuk DI Grow yang terdiri dari enam taraf perlakuan. D0 = tidak diberi D.I Grow; D1 = 2,5 ml D.I Grow per liter air; D2= 5 ml DI Grow per liter air; D3 = 7,5 ml D.I Grow per liter air; D4 = 10 ml D.I Grow per liter air; dan D5 = 12,5 ml D.I Grow per liter air. Data dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam dan uji BNJ pada taraf 95% dan 99%.Hasil pengamatan dan analisis data diketahui bahwa pupuk organik cair D.I Grow berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah, dan pemberian pupuk organik cair D.I Grow 7,5 ml per liter air memberikan pengaruh yang nyata terhadap berat polong isi dan berat biji per tanaman dengan rata-rata 73,00 gram dan 26,25 gram.
Copyrights © 2023