Solid sawit adalah limbah dari hasil pengolahan kelapa sawit . Menggunakan solid sawit pada proses budidaya tanaman labu air merupakan salah satu upaya pemanfaatan limbah pengolahan kelapa sawit dan juga merupakan upaya menaikkan produksi tanaman labu air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan solid sawit terhadap tanaman labu air dan mengetahui dosis solid sawit yang memberikan pertumbuhan dan hasil tertinggi pada tanaman labu air. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri dari 5 ulangan, perlakuan dalam penelitian ini adalah pemberian solid sawit yang terdiri dari 5 taraf perlakuan yaitu S0 = 0 solid sawit, S1= 0,75 kg/m2 solid sawit, S2 = 1,5 kg/m2 solid sawit, S3 = 2,25 kg/m2 solid sawit, dan S4 = 3 kg/m2 solid sawit Parameter yang diamati adalah berat basah berangkasan tanaman (gram), jumlah buah tanaman (buah), berat buah tanaman (gram) dan panjang buah tanaman (cm). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman labu air, dan pemberian solid sawit 3 kg/m2 berpengaruh nyata terhadap berat basah berangkasan dengan rerata 915.15 gram , jumlah buah dengan rerata 2,27 buah, berat buah dengan rerata 1792,80 gram dan panjang buah dengan rerata 73,33 cm.
Copyrights © 2024