Produksi gambas (Luffa acutangula) di Kabupaten Sintang masih tergolong rendah dibanding dengan potensi optimalnya yang mencapai 38-51 ton/ha. Rendahnya produksi ini salah satu penyebabnya adalah tanah yang kurang subur karena sebagian besar lahan pertanian didominasi tanah PMK. Upaya untuk meningkatkan produksi gambas pada tanah PMK diantaranya menggunakan bahan organik seperti solid. Solid mengandung unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman gambas pada tanah PMK dengan pemberian solid. Penelitian dilakukan dengan metode percobaan lapangan, menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Perlakuan pada penelitian ini Solid yang terdiri dari lima taraf dosis yaitu: 0 kg m-1, 0,75 kg m-1, 1,5 kg m-1, 2,25 kg m-1, dan 3 kg m-1. Masing-masing taraf diulang lima kali. Data hasil pengamatan dianalisis dengan uji F, kemudian dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian diketahui bahwa pemberian solid 3 kg m-1 menghasilkan berat berangkasan, jumlah buah, dan berat buah tertinggi.
Copyrights © 2024