Konflik adalah bagian dari manusia di semua aspek kehidupan yang normal dan tak terhindarkan dalam hubungan antar manusia. Dalam hubungan interdependen, salah satu konsekuensi yang potensial adalah konflik. Dalam konteks organisasi, konflik umumnya dianggap sebagai perselisihan dan ketidaksesuaian terhadap sebuah ide atau ketertarikan. Sejumlah pakar mendefinisikan konflik secara berbeda. Tidak semua konflik berakibat buruk dan tidak semua konflik juga berakibat baik. Konflik dapat mendorong perkembangan positif dalam organisasi dan dapat memiliki konsekuensi negatif bagi organisasi. Konflik yang menghancurkan dapat mengganggu proses kelompok dan menciptakan begitu banyak permusuhan interpersonal yang anggota kelompok dapat menjadi tidak mau atau tidak dapat bekerja dengan orang lain dalam mencapai tujuan organisasi. Sebaliknya, konflik yang konstruktif dapat meningkatkan performa organisasi. Namun demikikan, pengelolaan konflik memegang peran yang penting dalam hal ini. Jika saja konflik dapat dikelola dengan baik dengan tindakan nyata yang tepat, organisasi melalui kinerja karyawan akan meningkat performanya dalam mencapai tujuan organisasi.
Copyrights © 2024