Penelitian ini bertujuan untuk memahami metode dan proses internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam pada remaja. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif, fokus pada pemahaman realitas sosial secara utuh, kompleks, dinamis, dan interaktif dengan mempertimbangkan keadaan objek yang alamiah. Data yang diperoleh melibatkan kata-kata, kalimat, diagram, atau gambar. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data melibatkan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sosial religius remaja di Desa Lae bersih cenderung baik dikarenakan anak-anak remaja masih banyak yang peduli dan berkontribusi pada kegiatan sosial keagamaan sehingga dapat menumbuhkan rasa kekeluargaan antar warga. Metode yang dilakukan dalam proses internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam ialah metode nasehat, keteladanan, pembiasaaan, diskusi dan pemberian targhib dan tarhib agar anak remaja di Desa Lae Bersih dapat semakin baik akhlaknya. Dalam proses internalisi nilai-nilai pendidikan agama Islam terdapat 3 tahapan yaitu tahapan transformasi nilai yaitu anak mau mendengarkan orang tua, tahapan transaksi nilai dimana orang tua mulai mengajak anak untuk mempraktekkan nilai-nilai agama dan tahap transinternalisasi nilai yaitu tahapan di mana anak sudah mau dan mampu mempraktekkan nilai-nilai agama yang diajarkan.
Copyrights © 2024