Kapal-kapal, yang lebih kecil ukurannya dibandingkan kapal laut, memiliki berbagai tujuan seperti transportasi, rekreasi, operasi penyelamatan, dan penangkapan ikan. Di Indonesia, salah satu jenis yang sering terlihat adalah kapal wisata, digunakan untuk berkeliling di laut, sungai, dan danau. Kapal-kapal ini umumnya dibangun menggunakan fiberglass karena sifatnya yang ringan, tahan cuaca, mudah dirawat, dan waktu produksi yang singkat. Integritas struktural sangat penting dalam konstruksi kapal untuk memastikan keselamatan penumpang dan menahan gaya lingkungan seperti gelombang. Perhitungan kekuatan struktural sangat penting dalam konstruksi kapal, seringkali menggunakan metode elemen hingga. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kekuatan struktural kapal, karena kapal kecil yang ada saat ini seringkali kurang memiliki konstruksi yang memadai. Studi ini mengungkapkan bahwa buritan adalah bagian terkuat dengan jarak gading 0,35 meter, begitu juga haluan dengan jarak yang sama. Disimpulkan bahwa jarak gading yang lebih pendek menghasilkan konstruksi yang lebih kuat namun memerlukan lebih banyak bahan untuk pembuatannya.
Copyrights © 2024