Peningkatan critical literacy skill yang lebih baik adalah tujuan dari penelitian ini. Critical Literacy Skill adalah keterampilan penting yang harus dipupuk untuk mempersiapkan diri menghadapi era disrupsi di bidang pendidikan. Peserta didik dapat merespon berbagai informasi dengan keterampilan critical literacy. Ideologi, agama, budaya, dan tata nilai masyarakat Indonesia dipengaruhi oleh kemajuan dalam komunikasi, yang sering dikaitkan dengan arus budaya global. Untuk itu, strategi yang tepat diperlukan agar generasi muda dapat mempertahankan nilai-nilai budaya dan jati diri bangsa. Meningkatkan kemampuan critical literacy dan menginternalisasi nilai-nilai kesadaran budaya dengan The FIVES strategy berbasis budaya dapat menjawab tantangan tersebut. Studi ini dilakukan di jurusan pendidikan Bahasa Inggris di salah satu perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah, Indonesia. Subjek penelitian adalah peserta didik Program studi Pendidikan bahasa Inggris yang mengambil mata kuliah Reading. Terdapat 23 peserta didik sebagai subjek penelitian. Metode pengumpulan data meliputi observasi, catatan lapangan, tes, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa The FIVES Strategy berbasis Indigenous Culture dapat meningkatkan Critical Literacy Skill peserta didik. Nilai rata-rata pre test yaitu 65, Nilai rata-rata post test 1 yaitu 72 dan nilai rata-rata post test 2 yaitu 80.
Copyrights © 2024