Guru harus memperhatikan ketidak mampuan siswa dalam menyampaikan ide dan gagasan secara tertulis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan kemampuan siswa SMP untuk menulis cerpen. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini melibatkan wali dan siswa, totalnya dua puluh lima siswa. Wawancara, observasi, dan dokumentasi adalah metode pengumpulan data yang digunakan. Dokumen pembelajaran, pedoman wawancara, dan lembar observasi adalah alat pengumpul data. Analisis data mencakup pengumpulan, pengurangan, penyampaian, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan media gambar untuk menulis cerpen memiliki hasil terbaik; sebagian besar siswa memiliki kemampuan menulis dalam kategori sangat baik dan baik. Oleh karena itu, media gambar dapat digunakan dengan efektif dalam pembelajaran menulis cerpen.
Copyrights © 2024