Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, kasus keracunan pangan pada Oktober 2023 tercatat sebanyak 4.792 kasus. Sumber terbesar keracunan masal adalah masakan rumahan yang mencakup 53% kasus luar biasa. Masakan rumah tangga menjadi penyebab keracunan karena kurangnya perhatian terhadap higiene dan sanitasi saat memasak. Oleh karenanya sangat urgen untuk dilaksanakan proses pemberian pengetahuan kepada mahasiswa mengenai higiene dan sanitasi makanan dengan memanfaatkan media pembelajaran inovatif, dengan harapan mencapai SDGs ke-3 yaitu peningkatan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh informasi terkait efektivitas penggunaan media Canva dalam perkuliahan sanitasi makanan dan minuman. Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Prima Nusantara Bukittinggi pada bulan September 2023 – November 2023. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan melibatkan 45 orang mahasiswa kesehatan masyarakat, peminatan kesehatan lingkungan yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Canva dalam perkuliahan sanitasi makanan dan minuman banyak sekali keuntungan yang diperoleh oleh mahasiswa, tidak hanya keterampilan yang dibutuhkan pada abad 21, tetapi juga kreativitas dan daya imajinasi. Tentunya dalam penggunaannya perlu pendampingan dosen atau tenaga ahli di bidangnya. Simpulan yang didapatkan adalah media pembelajaran Canva efektif untuk digunakan dalam mata kuliah sanitasi makanan dan minuman. Oleh karenanya, diharapkan untuk seluruh dosen dan mahasiswa di perguruan tinggi dapat memanfaatkan media pembelajaran inovatif yang berbasis teknologi dan kecerdasan buatan digunakan dalam perkuliahan sehingga terasa menarik dan tidak monoton.
Copyrights © 2023