Manusia diciptakan sebagai kholifah dibumi ini, namun kerusakan terjadi dimana-mana yang melibatkan para pelajar di dalamnya mulai dari maraknya peredaran narkoba, seks bebas, merebaknya video porno, tawuran dan kenakalan-kenakalan khas remaja lainnya. Maka tugas setiap orang dewasa khususnya guru dalam hal ini untuk membenahi dan meluruskan perilaku-perilaku yang menyimpang. Maka sebagai guru tahfidzul Quran yang memiliki peranan penting dalam mengajarkan kalamullah sebagai salah satu dari pada pedoman umat Islam untuk menginternalisasi karakter-karakter yang baik dalam Al Quran dalam diri peserta didik. Salah satu langkah kongkretnya dengan mendesain pembelajaran tahfidzul Quran berbasis karakter. Dalam mendesain dan mengembangkan pembelajaran tahfidzul Quran berbasis karakter dapat menggunakan desain model ADDIE. Model ini adalah desain dengan tahapan-tahapan yang berisi Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Analisis merupakan kegiatan mencari tahu kebutuhan peserta didik dan lembaga sekolah terkait keterampilan dan karakter apa saja yang dibutuhkan. Design yaitu merancang dengan mengidentifikasi sub-sub kemampuan yang perlu dimiliki peserta didik agar dapat menguasai kompetensi yang diinginkan. Development yaitu pengembangan bahan ajar tahfidzul Quran berbasis karakter yang bisa diadaptasi agar dapat digunakan dalam menyampaikan isi dari tujuan yang ditetapkan. Implementation adalah penerapan desain yang dikembangkan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran tahfidzul Quran.
Copyrights © 2024