Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pembekalan Lomba Ramadhan Ceria Bagi Siswa Di Salah Satu TPQ Karawang Prabowo, Fadillah; Muslimah, Annisa Fardiyatul; Nurdianti, Annisa; Laela, Dafa Febra; Amelia, Dini; Lestari, Mariana Nur Endah
AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/afada.v2i2.1410

Abstract

Keberhasilan proses pembelajaran dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya adalah metode pengajaran. Metode pengajaran memiliki peran krusial dalam menentukan efektivitas pembelajaran. Hal ini juga berlaku dalam konteks pembelajaran agama, terutama di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ). TPQ adalah sebuah institusi pendidikan nonformal yang secara khusus mengutamakan pendidikan agama Islam. Tujuan KKN ini adalah untuk meningkatkan moralitas, kepribadian, dan moralitas anak-anak, mendorong semangat pembelajaran agama Islam, serta memajukan minat, potensi, kreativitas, dan kepercayaan diri anak-anak di TPQ Salah Satu Kota Karawang melalui program pembekalan Lomba Ramadhan Ceria. Program ini digagas oleh mahasiswa KKN dari STIT Hidayatunnajah Bekasi yang didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Pembekalan Lomba Ramadhan Ceria mencakup empat kegiatan, yakni pelatihan kompetisi tahfidz, kompetisi hafalan hadits, kompetisi kaligrafi, dan kompetisi cerdas cermat. Metode yang digunakan dalam penyelenggaraan KKN ini mencakup tahap persiapan, pelatihan, dan pelaksanaan. Dampak dari KKN ini meliputi peningkatan semangat belajar dan pemahaman dasar agama Islam pada siswa TPQ tingkat sekolah dasar dan peningkatan keberanian dalam menunjukkan bakat serta tingkat kepercayaan diri yang bertumbuh.
KAJIAN PUSTAKA TENTANG PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI SEKOLAH DASAR DAN MADRASAH IBTIDAIYAH Suhendra, Pepen; Prabowo, Fadillah; Nasution, Nabila
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.3065

Abstract

Pembelajaran Bahasa Arab bukanlah hal baru dalam dunia pendidikan di Indonesia. Problematika dalam pembelajaran Bahasa Arab masih banyak dan sering bermunculan, sayangnya jarang sekali terpecahkan solusinya. Tulisan ini dibuat untuk melihat problematika dalam pembelajaran Bahasa Arab terutama pada jenjang madrasah ibtidaiyah agar dengan begitu para pengajar dapat lebih memperhatikan pembelajaran Bahasa Arab yang mereka ajarkan dan berupaya untuk mengatasi problematika-problematika yang ada. Dalam penyusunan tulisan ini, penulis menggunakan metode kualitatif dengan sumber kajian pustaka atau library research, yang di mana penggunaanya dengan pengumpulan data dan informasi yang bersumber dari bacaan. Jenis penelitian ini merupakan serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Upaya mengintegrasi pendidikan Bahasa Arab di sekolah dasar memiliki beberapa masalah yang menjadikan implementasi pendidikan Bahasa Arab mengalami kendala. Hal-hal tersebut merupakan masalah besar dalam upaya pelaksanaan integrasi pendidikan Bahasa Arab. Upaya tersisa yang diharapkan dapat memperbaiki dan mengatasinya ialah peran seorang guru. Berbagai tantangan atau masalah dalam pembelajaran Bahasa Arab dapat diklasifiksikan menjadi dua yaitu sebagai faktor linguistik, dan non-linguistik. Namun, terlepas dari permasalahan-permasalahan yang kita temui dalam pembelajaran Bahasa Arab, faktanya Bahasa Arab memiliki beberapa kelebihan dan keuntungan bagi siapa saja yang mempelajarinya. Bahasa Arab sejatinya merupakan harta karun peradaban Islam yang terdapat banyak kelebihan.
Integrasi Pendidikan Kewarganegaraan dan Nilai-Nilai Islam dalam Pembentukan Karakter di Madrasah Ibtidaiyah Prabowo, Fadillah
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.5104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi pendidikan kewarganegaraan dan nilai-nilai Islam dalam pembentukan karakter siswa di Madrasah Ibtidaiyah. Melalui studi literatur terhadap artikel jurnal yang relevan, penelitian ini mengidentifikasi konsep, pendekatan, tantangan, serta dampak dari integrasi ini terhadap perkembangan karakter siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan kewarganegaraan dan nilai-nilai Islam efektif dalam menanamkan nilai-nilai seperti toleransi, disiplin, tanggung jawab, dan gotong royong. Namun, implementasi pendekatan ini masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan waktu dalam kurikulum, kurangnya pelatihan khusus bagi guru, serta dukungan yang kurang optimal dari orang tua dan masyarakat. Meskipun demikian, dampak positif dari pendekatan integratif ini terlihat pada peningkatan karakter siswa yang lebih religius, nasionalis, dan bertanggung jawab sosial. Integrasi ini diharapkan dapat membentuk generasi yang memiliki kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual yang seimbang, serta mampu berkontribusi positif dalam masyarakat. Oleh karena itu, integrasi pendidikan kewarganegaraan dan nilai-nilai Islam perlu terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan karakter di Madrasah Ibtidaiyah.
Desain Instruksional Tahfidzul Quran Berbasis Karakter di Sekolah Prabowo, Fadillah; Budianto, Budianto
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 2 (April 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i2.3455

Abstract

Manusia diciptakan sebagai kholifah dibumi ini, namun kerusakan terjadi dimana-mana yang melibatkan para pelajar di dalamnya mulai dari maraknya peredaran narkoba, seks bebas, merebaknya video porno, tawuran dan kenakalan-kenakalan khas remaja lainnya. Maka tugas setiap orang dewasa khususnya guru dalam hal ini untuk membenahi dan meluruskan perilaku-perilaku yang menyimpang. Maka sebagai guru tahfidzul Quran yang memiliki peranan penting dalam mengajarkan kalamullah sebagai salah satu dari pada pedoman umat Islam untuk menginternalisasi karakter-karakter yang baik dalam Al Quran dalam diri peserta didik. Salah satu langkah kongkretnya dengan mendesain pembelajaran tahfidzul Quran berbasis karakter. Dalam mendesain dan mengembangkan pembelajaran tahfidzul Quran berbasis  karakter  dapat  menggunakan  desain  model  ADDIE.  Model ini adalah  desain dengan tahapan-tahapan yang berisi Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Analisis merupakan kegiatan mencari tahu kebutuhan peserta didik  dan lembaga sekolah terkait keterampilan dan karakter apa saja yang dibutuhkan.  Design yaitu merancang dengan mengidentifikasi sub-sub kemampuan yang perlu  dimiliki  peserta  didik  agar  dapat  menguasai  kompetensi  yang  diinginkan. Development  yaitu  pengembangan  bahan  ajar tahfidzul Quran berbasis  karakter yang bisa diadaptasi agar dapat digunakan dalam  menyampaikan isi dari tujuan yang ditetapkan.  Implementation adalah penerapan desain yang dikembangkan untuk mengetahui efektifitas  pembelajaran tahfidzul Quran.
Penerapan Model Pembelajaran Imla’ Berorientasi pada Pengembangan Keterampilan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Bahasa Arab Hotimin, Hotimin; Laely, Nelly Husni; Prabowo, Fadillah
`A Jamiy : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 14, No 2 (2025): Kajian Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/ajamiy.14.2.599-611.2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model Imla’ Aktif-Reflektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab. Menggunakan pendekatan kualitatif jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), penelitian dilakukan pada 10 mahasiswa semester II STIT Hidayatunnajah Bekasi selama dua siklus (Februari–Maret 2024). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, portofolio, dan penilaian produk tertulis menggunakan rubrik berpikir kritis mencakup kejelasan ide, argumentasi logis, evaluasi informasi, dan refleksi pemahaman. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor berpikir kritis dari 9,1 pada Siklus I menjadi 10,4 pada Siklus II, dengan 70% mahasiswa mengalami peningkatan signifikan. Analisis kualitatif menghasilkan enam tema utama: refleksi kognitif, metakognisi, analisis dan interpretasi, argumen dan dialog, penalaran logis, serta tanggung jawab belajar. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran imla yang dikembangkan secara aktif dan reflektif mampu menumbuhkan kesadaran metakognitif dan berpikir analitis mahasiswa. Model ini berimplikasi pada perancangan kurikulum Bahasa Arab berbasis HOTS yang lebih kontekstual dan kolaboratif.
Peningkatan Penguasaan Operasi Dasar Matematika Melalui Penguatan KABATAKU dengan Metode Drilling Ruswandi, Andi; Basuki, Danang Dwi; Prabowo, Fadillah
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 1 (Januari 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i1.5841

Abstract

Matematika sering dianggap sulit dan menakutkan bagi siswa, yang berdampak pada rendahnya hasil belajar dan minat mereka. Penelitian ini berfokus pada penguatan KABATAKU dengan metode drilling sebagai strategi untuk meningkatkan penguasaan operasi dasar matematika. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental design tanpa kelompok kontrol, melibatkan 12 partisipan yang seluruhnya menerima intervensi yang sama. Instrumen tes menggunakan desain one-group pretest-posttest, sedangkan angket menggunakan desain one-shot case study. Analisis data dilakukan secara kuantitatif; hasil tes dianalisis secara inferensial menggunakan uji-t, sedangkan data angket dianalisis secara statistik deskriptif untuk melihat kecenderungan respons siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan KABATAKU efektif meningkatkan penguasaan operasi dasar siswa, yang menjadi fondasi dalam pembelajaran lebih lanjut. Namun, penelitian ini juga mengungkap tantangan lain yang masih perlu diatasi, yaitu kesulitan menyelesaikan soal cerita. Oleh karena itu, jika siswa mengalami kesulitan belajar dan kurangnya minat, evaluasi penguasaan operasi dasar perlu dilakukan. Jika ditemukan kelemahan, penguatan KABATAKU dengan metode drilling dapat menjadi solusi yang tepat.