Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil observasi penulis serta hasil wawancara dengan guru mata pelajan fikih yang bersangkutan di MIN 18 Hulu Sungai Selatan yang berkesimpulan bahwa salah satu faktor rendahnya hasil belajar siswa diakibatkan oleh penggunaan model pembelajaran yang monoton. Penulis tertarik melakukan penelitian untuk mengetahui apakah penerapan model problem based learning pada mata pelajaran Fikih materi pokok Ibadah kurban dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V/B di MIN 18 Hulu Sungai Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang meliputi 21 orang siswa serta satu orang kolaborator. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan pada tiap-tiap siklus terdapat empat tahap, yakni perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model problem based learning yang mana siswa diorientasikan terhadap permasalahan untuk mereka pecahkan dengan metode diskusi kelompok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar siswa yang dilihat dari presentasi ketuntasan dari nilai post test pada siklus I 57,14% menjadi 90,48% pada siklus II, yakni ada peningkatan sebesar 58,33%.
Copyrights © 2024