Perkembangan pesat usaha laundry rumahan di Indonesia saat ini berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap ekosistem perairan. Proses pengolahan limbah laundry yang belum dilakukan secara efektif dapat mengakibatkan pencemaran air. Peringatan awal (early warning system) mengenai potensi bahaya perlu dilakukan agar limbah laundry dapat diolah secara baik dan benar sehingga tidak menimbulkan pencemaran bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik limbah laundry nilai toksisitas akut (LC50. Penelitian ini dilakukan dengan pengambilan sampel air limbah laundry di Jalan Cipadung dan dilakukan analisa. Uji toksisitas akut dilakukan dengan metode OECD 203 menggunakan biota uji ikan mas (Cyprinus carpio) dan diperoleh nilai LC50-48 jam adalah 5.6148E-183. Dari hasil penelitian pada konsentrasi 25% dengan waktu 24 jam sudah terjadi kematian keseluruhan.  Dari hasil pengujian toksisitas pada Cyprinus carpio dapat disimpulkan bahwa pengujian toksisitas LC50merupakan salah satu aspek peringatan awal (early warning system) mengenai potensi bahaya yang dapat ditimbulkan akibat pencemaran limbah laundry di lingkungan.
Copyrights © 2022