The existence of this diversity in Indonesia should make humanity interact and unite in goodness. For this reason, it is necessary to instill multicultural values in each individual.This research aims to find out the value of multicultural education in the film ‘Ke Jogja’ and ‘Ke Jogja 2’ in Paniradya Kaistimewan YouTube Account. This research uses qualitative research, semiotic analysis and focuses on the representation of social and cultural values, where researchers will analyze and identify the words, meanings and messages in short films. This research found that in the film ‘Ke Jogja’ and ‘Ke Jogja 2’ contains the value of tolerance, an attitude of understanding, respecting and appreciating other. This values are in accordance with points 10 and 16 contained in the sustainable development goals (SDGs), namely reducing inequality and peace, justice and strong institutions in people’s lives. Eksistensi keberagaman di Indonesia seharusnya mengantarkan pada interaksi humanis dan persatuan yang positif. Oleh sebab itu, perlu adanya penanaman nilai-nilai multikultural pada masing-masing individu. Penelitian ini bertujuan menyingkap nilai-nilai pendidikan multikultural dalam film ‘Ke Jogja’ dan ‘Ke Jogja 2’ di akun YouTube Paniradya Kaistimewan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, analisis semiotik dan fokus pada representasi nilai-nilai sosial dan kultural, di mana peneliti menganalisis dan mengidentifikasi kata-kata, makna dan pesan dalam film pendek tersebut. Penelitian ini menemukan bahwa film ‘Ke Jogja’ dan ‘Ke Jogja 2’ mengandung nilai-nilai toleransi, memahami, menghargai dan mengapresiasi pihak lain. Nilai-nilai tersebut sesuai dengan poin Ke-10 dan Ke-16 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu Mengurangi Ketimpangan (Reduce Inequality); serta Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Kuat (Peace, Justice, and Strong Institution). Keywords: Multicultural Education, Film, Paniradya Kaistimewan, Semiotic, SDGs.
Copyrights © 2024