Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri yang tersebar di kabupaten/ kota di Jawa Barat yang memeiliki pretasi unggul yang jumlahnya 21 sekolah Dalam penelitian ini penulis menggunakan ”Sekolah Efektif, Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah,” sebagai grand theory. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan kepemimpinan kepala sekolah terhadap mutu kinerja sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan model penelitian statistik deskriptif, dan sampel yang digunakan adalah model sampel jenuh. Data diperoleh dengan cara menyebarkan instrument yang valid dan reliabel kepada tiap sekolah, dengan responden tiap sekolahnya 8 (delapan) orang yang terdiri dari : kepala sekolah dan wakil kepala sekolah, Guru Matematika, IPA dan Guru Bahasa Inggris serta Komite sekolah. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel bebas adalah: kepemimpinan kepala sekolah sedangkan mutu kinerja sekolah sebagai variabel terikat. Hasil penelitian, berdasarkan hasil analisis hubungan kepemimpinan kepala sekolah terhadap mutu kinerja sekolah menunjukkan adanya hubungan yang lemah, hal ini berarti bahwa kepemimpinan kepala sekolah tidak memberikan kontribusi penting kepada sekolah dalam meningkatkan mutu kinerja sekolah.
Copyrights © 2024