Abstrak: Dismenorea primer terjadi karena adanya peningkatan prostaglandin (PG) F2-alfa yang merupakan suatu cyclooxygenase (COX-2) sehingga dapat mengakibatkan hipertonik dan vasokonstriksi sehingga menyebabkan nyeri saat menstruasi. Konsumsi kopi dan fast food merupakan salah satu faktor risiko dari dismenorea primer. Mahasiswi cenderung menyukai hal hal yang bersifat instan seperti fast food dan kopi di tengah padatnya perkuliahan. Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner konsumsi kopi, food frequency questionnaire dan numeric rating scale, yang telah melalui uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Chi-Square dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Sampel penelitian ini adalah mahasiswi Fakultas Kedokteran Muhammadiyah Semarang Angkatan 20192020 berjumlah 130 yang diambil dengan purposive sampling. Ada Hubungan antara konsumsi kopi yang berlebihan dengan dismenorea primer didapatkan hasil P-value ≤ 0,05. Ada Hubungan antara konsumsi fast food yang berlebihan dengan dismenorea primer didapatkan hasil P-value ≤ 0,05. Semakin sering mengonsumsi kopi dan fast food, semakin tinggi kemungkinan terjadinya dismenorea primer pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Muhammadiyah Semarang.
Copyrights © 2024