Inkuiri belum diimplementasikan oleh guru disekolah, khususnya guru fisika SMA Kota Langsa. Penelitian terdahulu menyebutkan bahwa penyebab tidak diimplementasikan pembelajaran inkuiri, salah satunya karena membutuhkan banyak waktu, serta kurangnya pemahaman/penguasaaan langkah-langkah inkuiri. Tujuan dari pada penelitian ini adalah untuk mengetahui keterampilan inkuiri guru fisika SMA kota Langsa. Metode yang digunakan yaitu jenis metode kuantitatif, dengan instrument pengumpulan data menggunakan tes dan angket. Sampel penelitian dengan teknik sampling jenuh berjumlah 15 guru. Hasil yang diperoleh pada penelitian ialah: (1) kemampuan inquiry skills guru dalam kategori tinggi yaitu sebesar 65,55%, (2) persepsi guru terhdap pemahaman inkuiri sebesar 78,94% dengan kategori memahami, (3) analisis hubungan antara kemampuan inquiry skills dengan persepsi terhadap pemahaman inkuiri menghasilkan indeks uji Kendall Tau dengan hasil korelasi sebesar 0,92 dalam kategori hubungan sangat kuat.
Copyrights © 2024