Penelitian IPA berkaitan erat dengan alam dan lingkungan sekitar peserta didik, sehingga penting melibatkan budaya dan kearifan lokal untuk membangun rasa ingin tahu dan kemampuan membangun konsep peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keterkaitan kearifan lokal Sasak yaitu mako gecok dengan materi zat adiktif sebagai salah satu bahan pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengumpulkan data kebutuhan peserta didik dan keterkaitan materi dengan kearifan lokal mako gecok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran etnosains menarik untuk dikembangkan terutama pada kearifan lokal mako gecok. Selain siswa dapat mengenal dan menghubungkan kearifan lokal dengan konten materi IPA, siswa dapat mengetahui dampak dari paparan zat adiktif bagi tubuh manusia dan sekitarnya. Berdasarkan wawancara dan observasi yang dilakukan di SMPN 17 Mataram, pembelajaran di kelas belum mengaitkan konten materi IPA dengan budaya lokal yang ada, sehingga analisis konten ini perlu dilakukan.
Copyrights © 2024