Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Materi Zat Adiktif Pada Budaya Mako Gecok Untuk Pengembangan Bahan Pembelajaran IPA Zulfa, Ria; Lestari, Irma Rahayu; Zahraini, Wahyu; Syukur, Abdul
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i2.1165

Abstract

Penelitian IPA berkaitan erat dengan alam dan lingkungan sekitar peserta didik, sehingga penting melibatkan budaya dan kearifan lokal untuk membangun rasa ingin tahu dan kemampuan membangun konsep peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keterkaitan kearifan lokal Sasak yaitu mako gecok dengan materi zat adiktif sebagai salah satu bahan pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengumpulkan data kebutuhan peserta didik dan keterkaitan materi dengan kearifan lokal mako gecok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran etnosains menarik untuk dikembangkan terutama pada kearifan lokal mako gecok. Selain siswa dapat mengenal dan menghubungkan kearifan lokal dengan konten materi IPA, siswa dapat mengetahui dampak dari paparan zat adiktif bagi tubuh manusia dan sekitarnya. Berdasarkan wawancara dan observasi yang dilakukan di SMPN 17 Mataram, pembelajaran di kelas belum mengaitkan konten materi IPA dengan budaya lokal yang ada, sehingga analisis konten ini perlu dilakukan.
Development of Teaching Modules Based on Technological Pedagogical Content Knowledge and Culturally Responsive Transformative Teaching on the Topic of Chemical Bonding Lestari, Irma Rahayu; Muntari, Muntari; Mutiah, Mutiah
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol 13, No 1: January 2025
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-ps.v13i1.13017

Abstract

This research aimed to produce feasible and practical teaching modules on grade X chemical bonding topic based on Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) and Culturally Responsive Transformative Teaching (CRTT). It is a Research and Development (R&D) using the five-step Borg and Gall model. 36 students from class X at SMAN 1 Narmada participated in this study’s limited trial. Data collection techniques used validation instruments and practicality questionnaires. Aiken’s V index which measures the validity of six aspects including aspects of content feasibility, aspects of suitability for the learning model, aspects of cultural suitability, language, assessment, and completeness of attachments, obtained an average value of V = 0,89 which indicates that the TPACK and CRTT-based teaching module is classified as very valid. The feasibility of the validation results of the teaching module includes six aspects of assessment, with the acquisition of scores in each aspect including; the aspects of content eligibility, suitability with the learning model, cultural suitability, language, assessment, and completeness of attachments obtained an average score of 0.95 consecutively; 0,83; 0,91; 0,83; 0,83; and 1.00. Meanwhile, the practicality test of teaching modules based on teacher responses on the aspects of ease, practicality, attractiveness and benefits of teaching obtained an average practicality of 90% classified as very practical, with four aspects of assessment by teachers, namely ease of use, practicality, attractiveness, and benefits that obtained an average score of 84%; 92%; 92%; and 93%  respectively. Students’ responses on the aspects of presentation, ease of use and benefits of learning devices obtained an average practicality of 83% classified as practical, with an assessment of three aspects, namely media presentation, ease of use of media, and benefits, the average practicality of each was 83%; 82%; and 84%. Thus, it can be concluded that the TPACK and CRTT-based teaching module on the topic of chemical bonding class X SMAN developed is feasible to use in terms of validity and practicality. TPACK and CRTT-based development research is more carried out on the development of e-modules, LKPD for students has not developed many TPACK-based and CRTT-based teaching modules. In addition, previous research has integrated PBL, discovery learning, and PjBL models in developing a teaching material on chemical equilibrium, colloid, and others using 4D and ADDIE development models.
Validitas dan Reliabilitas E-Modul Kimia Berbasis Kearifan Lokal Terintegrasi Model Culturally Responsive Transformative Teaching Lestari, Irma Rahayu; Hakim, Aliefman; Hadisaputra, Saprizal
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.11902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji validitas, reliabilitas e-modul kimia berbasis kearifan lokal terintegrasi model Culturally Responsive Transformative Teaching. Model CRTT ini penting karena memberikan ruang bagi siswa untuk memahami konsep melalui integrasi budaya. Integrasi kearifan lokal penting untuk membangun relevansi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari, memudahkan pemahaman konsep yang abstrak, dan melatih berpikir kritis siswa. E-modul ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa. Metode pengembangan yang digunakan adalah R&D dengan model 4D. Tahap define dilakukan analisis capaian dan tujuan pembelajaran, materi, siswa, dan kearifan lokal. Tahap design dilakukan penyusunan instrumen, outline dan isi e-modul, serta e-modul prototype I. Tahap develop dilakukan uji validitas e-modul prototype I, revisi, dihasilkan e-modul prototype II, dan dilakukan uji coba e-modul yaitu uji kepraktisan dan keefektifan. Tahap disseminate akan dilakukan penyebaran e-modul melalui website Simplebooklet, sekolah penelitian dan publikasi jurnal. Metode validasi yang digunakan yaitu metode Aiken’s V dan metode reliabilitas menggunakan metode Percentage of Agreement. Validasi dilakukan dengan cara menganalisis aspek kelayakan isi, penyajian, bahasa, tampilan, dan orientasi model CRTT dari e-modul yang dikembangkan. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi ahli dan analisis data menggunakan indeks Aiken’s V dan Borich untuk analisis reliabilitas. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu e-modul kimia berbasis kearifan lokal terintegrasi model CRTT mendapatkan nilai yang sangat tinggi dengan nilai validitas sebesar 81% tergolong sangat valid dengan rincian validitas isi sebesar 80%, aspek penyajian 84%, bahasa 78%, tampilan 78%, dan orientasi model 81% serta nilai reliabilitas dari tim validator diperoleh rata-rata 93% termasuk reliabel. E-modul dinilai layak dan reliabel digunakan sebagai media pembelajaran guna mendukung pembelajaran mandiri, interaktif, dan kontekstual untuk membantu siswa mengembangkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini berimplikasi positif dalam pembelajaran kimia yaitu memiliki potensi meningkatkan keterlibatan siswa, mempermudah pemahaman konsep siswa, dan mengembangkan berpikir kritis sehingga meningkatkan hasil belajar siswa. Selain itu, e-modul juga dapat menjadi alternatif bahan ajar bagi guru dan mendukung pembelajaran digital di sekolah.