Mutu pendidikan merupakan tolak ukur kemajuan suatu Negara. Pemerintah memunculkan kebijakan Implementasi Kurikulum merdeka yang mulai aktif digunakan pada 2022 demi memperbaiki pendidikan di Indonesia. Pelaksanaan kurikulum baru ini membuat guru harus lebih mengevaluasi proses pembelajaran di sekolah yaitu dengan memberikan asesmen diagnostic nonkognitif di awal pembelajaran. Tujuan penelitian ialah mengetahui mengetahui gaya belajar siswa kelas XI Mia melalui asesmen tes diagnostik non kognitif. Penelitian menggunakan metode penelitian deskriftif kualitatif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi secara langsung kelapangan untuk mengumpulkan data primer. Teknik analisis data yang digunakan ialah teknik Milles & Huberman. Hasil penelitian ini ialah siswa kelas XI MIA 2 dan XI MIA 3 SMAN 1 Pangkalan Susu memiliki gaya belajar bervariasi dalam jumlah relatif sama. Kedua kelas kecenderungan gaya belajar visual. Keragaman variasi gaya belajar dimilki oleh setiap siswa berbeda, maka hal tersebut perlu diperhatikan oleh guru untuk menjalankan pembelajaran secara maksimal.
Copyrights © 2024