Pola blended learning ini tentunya masih menjadi hal yang baru terlebih lagi perubahan dalam dunia Pendidikan yang mulanya dilakukan secara normal. Kini harus secara blended learning, pola pembelajaran tersebut merupakan pola secara online dan offline. Blended learning merupakan gabungan pembelajaran yang dicampur oleh dua unsur utama, yakni pembelajaran di kelas (classroom lesson) dengan online learning. Blended learning adalah kombinasi karakteristik pembelajaran tradisional dan lingkungan pembelajaran elektronik. Blended learning menggabungkan aspek pembelajaran berbasis web (internet) dengan pembelajaran tradisional “tatap muka”. Pola pengajaran ini memanfaatkan kemajuan dalam bidang digitalisasi, beberapa sekolah telah memanfaatkan kemajuan dibidang digital dimana sekolah telah memiliki website belajar secara online sendiri. Baik yang diberikan oleh kementerian terkait maupun memanfaatkan media digital lainnya. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan sampel berjumlah 62 orang siswa SMA Negeri 1 Hamparan Perak. Berdasarkan hasil analisis data dan uji statistik ditetapkan kesimpulan sebagai bahwa, kemampuan menulis teks eksplanasi memperoleh mean 80,27 termasuk dalam kategori baik sekali dengan pola belajar blended learning. Berdasarkan penghitungan dengan uji “t” diperoleh nilai thitung = 5,65 kemudian dikonsultasikan dengan tabel t pada taraf signifikan 5% dengan dkn= N1+N2 – 2 = 60 ternyata thitung yang diperoleh lebih besar dari ttabel yaitu 5,65 > 1,99 sehingga hipotesis alternatif diterima.
Copyrights © 2022