Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pengawasan dan komunikasi dengan sistem informasi terintegrasi mempengaruhi kompetensi peserta didik pada diklat kemaritiman. Metode penelitian yang digunakan adalah moderasi desktriptif yaitu variabel moderator mempengaruhi hubungan antara variabel independen dan variabel dependen, baik secara langsung maupun tidak langsung. Teknik Analisa yang digunakan adalah Analisis Model Struktural Equation (SEM) dengan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian diketahui Pengawasan (Controlling) terhadap peserta didik yang melaksanakan praktek laut berpengaruh terhadap peningkatan kompetensi (Competency) peserta didik, dibuktikan pada nilai t statistik yaitu 2.083 > 1.645 sedangkan hasil nilai p value 0.037 < 0.050. Komunikasi (Communication) memiliki pengaruh signifikan terhadap Kompetensi (Competency) peserta didik yang melakasanakan praktek laut dibuktikan dengan nilai t statistik yaitu 4.015 > 1.645 dan nilai p value 0.000. Pengawasan (Controlling) memiliki pengaruh signifikan pada Sistem Informasi, Dimana nilai t statistik 6.711 > 1.645 dan nilai p value 0.000. Sistem Informasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kompetensi (Competency) dengan dibuktikan nilai t statistik 3.077 > 1.645 dan nilai p value 0.002. Sistem Informasi dapat memediasi hubungan antara Communication dan Controlling terhadap Competency dibuktikan dengan nilai t statistik 2.276 > 1.645, hal ini menunjukkan ada hubungan langsung dan tidak langsung antara variabel, yang berarti sistem informasi terintegrasi yang digunakan berfungsi sebagai kontrol parsial. Selain itu, variabel Controlling (Pengawasan) terhadap Competency (Kemampuan) yang dimediasi oleh Sistem Informasi tetap signifikan, dengan nilai t statistik 2.748 lebih besar dari 1.645, menunjukkan bahwa Sistem Informasi berperan sebagai pengendalian parsial dalam hubungan antara Pengendalian Kemampuan yang dicapai siswa selama praktek laut.
Copyrights © 2024