Di dunia ini, kehidupan manusia sangat bergantung pada budaya. Budaya memiliki dampak yang sangat besar pada semua setiap aspek kehidupan manusia, seringkali sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan. Dari bangun tidur, aktivitas manusia tidak lepas dari pengaruh budaya. Kebudayaan benar-benar bersifat permanen karena setiap peristiwa yang dialami seseorang dikaitkan dengan kebudayaan. Seperti berkomunikasi dengan orang lain yang terkait budaya, karena setiap orang memiliki pengetahuan tentang budaya mereka. Sebagai konsultan, ketika ia bertemu dengan konseli untuk memberikan bimbingan dan layanan konsultasi. Fasilitator perlumenyadari budaya ketika bekerja dengan instruktur karena mereka memiliki budaya mereka sendiri pada intinya. Dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling, konselor perlu fokus pada kesadaran budaya karena dapat membantu konselor memahami kualitas psikologis seperti kecerdasan (intelektual, emosional, dan spiritual), keterampilan, sikap, motivasi, dan lain-lain. DiIndonesia, konselor masih kurang memperhatikan kesadaran budaya karena pemberian layanan bimbingan dan konseling membantu membentuk perilaku baru dan menentukan keberhasilan proses konseling.
Copyrights © 2022