Penelitian ini bertujuan untuk mendiskusikan peran komunikasi pembangunan dalam konteks pendidikan serta tantangan utama yang dihadapi dalam mengintegrasikannya dalam sistem pendidikan di SMAN 1 Medan. Melalui metode penelitian kualitatif, peneliti mengeksplorasi aspek sosial yang tidak dapat diukur secara langsung, namun menekankan pada pemahaman dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pembangunan merupakan fondasi penting dalam meningkatkan sistem pendidikan, meningkatkan kesadaran akan isu-isu kunci, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam upaya pengembangan pendidikan. Namun, tantangan seperti disparitas akses teknologi dan kurangnya literasi digital menjadi hambatan signifikan yang perlu diatasi. Solusi seperti pengembangan infrastruktur teknologi, platform informasi pendidikan yang mudah diakses, dan pelatihan literasi digital bagi guru dan siswa menjadi langkah penting dalam mengintegrasikan komunikasi pembangunan secara efektif dalam sistem pendidikan di SMAN 1 Medan. Dengan mengatasi tantangan ini, diharapkan penggunaan teknologi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan inklusivitas dalam pendidikan di sekolah ini.
Copyrights © 2024