Salah satu pergeseran paradigma Pendidikan Agama Islam ialah mengacu pada pendekatan pembelajaran yang masih menerapkan pendidikan konvensional. Sehingga pembelajaran masih dianggap klasikal, kurangnya kemajuan teknologi dalam pembelajaran, serta tenaga pendidik yang rendah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas XII SMA Muhammadiyah 3 Jakarta. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana strategi guru di abad 21 dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran PAI melalui literasi digital. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian yang digunakan yaitu melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan guru kelas XII dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran PAI melalui literasi digital dengan melibatkan beberapa tahap yaitu, perencanaan pembelajaran. pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Salah satu strategi guru melalui bentuk literasi digital yaitu guru menggunakan media laptop, proyektor, jaringan internet, modul, dan Muga E-learning (Muhammadiyah 3 E-Learning) dalam pembelajaran PAI.
Copyrights © 2024