Keanekaragaman budaya di Nusantara dipengaruhi oleh banyak hal, dan perbedaan kondisi geografis adalah salah satu yang paling signifikan. Melalui pengaruhnya sehingga melahirkan perbedaan warisan kebudayaan antara suku-suku. Melihat kondisi demikian, masing-masing suku memiliki identitasnya tersendiri dan mudah dikenali oleh khalayak ramai. Salah satu identitas hasil perkembangan peradaban paling terkenal dari Sumatera Utara adalah kain Ulos yang diagungkan oleh masyarakat suku Batak. Kain ulos adalah salah satu kain tradisional Indonesia yang memiliki banyak corak serta motif dengan arti yang berbeda. Ulos biasanya digunakan dalam upacara-upacara adat dan dipersiapkan oleh pihak perempuan. Dalam upaya pelestariannya, maka peran perempuan dibutuhkan dalam hal ini. Namun, kehidupan masyarakat Batak tak lekang oleh suatu isu sistem yang diciptakan oleh masyarakat itu sendiri. Posisi perempuan masih seringkali dinomorduakan. Hal ini erat kaitannya dengan isu gender dan patriarki. Maka, untuk menganalisa penelitian ini dibutuhkan kajian feminis dengan metode deskriptif kualitatif untuk menilik langsung isu yang terdapat dalam kehidupan masyarakat Batak dan kaitannya dengan peranan perempuan dalam pembuatan Ulos. Dari hasil analisa yang ditemukan, perempuan memegang peranan penting dalam menjaga kesinambungan budaya dan menjadi pilar utama dalam mewariskan kain Ulos ke generasi yang akan datang.
Copyrights © 2024