Drama Legenda Danau Toba merupakan cerita rakyat yang populer di masyarakat Batak. Naskah drama ini tidak hanya menyuguhkan kisah mitologis, tetapi juga dapat dianalisis melalui perspektif ekofeminisme. Ekofeminisme adalah gerakan yang melihat adanya keterkaitan erat antara eksploitasi perempuan dan eksploitasi alam. Artikel ini menggunakan pendekatan ekofeminisme untuk menganalisis drama Legenda Danau Toba. Analisis tersebut berfokus pada beberapa aspek, di antaranya adalah peran perempuan, hubungan perempuan dan alam dan eksploitasi alam. Melalui analisis ekofeminisme, drama Legendal Danau Toba dapat dilihat sebagai kritik terhadap praktik eksploitasi alam yang tidak berkelanjutan. Drama ini juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan alam, serta peran perempuan dalam pelestarian lingkungan hidup.
Copyrights © 2024