Sinaga, Wike Afsari
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Bahan Ajar Drama Pada Buku Bahasa Indonesia Kelas XI SMA/MA Berdasarkan Kurikulum 2013 Gultom, Endang Aristianti; Sinaga, Wike Afsari; Harahap, Safinatul Hasanah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28374

Abstract

Pembelajaran drama dalam pelajaran Bahasa Indonesia penting untuk meningkatkan kemampuan berbahasa, berpikir kritis, dan apresiasi sastra. Dalam Kurikulum 2013, drama menjadi bagian dari penguatan karakter dan literasi melalui pendekatan berbasis teks dan ilmiah. Namun, implementasinya belum optimal karena materi ajar lebih bersifat teoritis dan kurang mendukung keterampilan praktis seperti berakting. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian materi ajar drama dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas XI dengan Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) Kurikulum 2013. Metode yang digunakan adalah analisis dokumen dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diambil dari buku teks Bahasa Indonesia kelas XI terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hasil menunjukkan materi cukup relevan dengan KD 3.18 dan 4.18, namun masih terdapat ketimpangan antara teori dan praktik. Aspek praktik berakting kurang mendapat perhatian, dan rubrik penilaian serta kegiatan reflektif belum tersusun sistematis. Oleh karena itu, materi ajar perlu dikembangkan agar lebih kontekstual dan aplikatif.
Analisis Drama “Legenda Danau Toba” Karya Tira Ikranegara dengan Menggunakan Pendeketan Ekofeminisme Gultom, Endang Aristianti; Sinaga, Wike Afsari; Irawati, Inge; Sari, Cindy Jelita; Lubis, Fitriani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drama Legenda Danau Toba merupakan cerita rakyat yang populer di masyarakat Batak. Naskah drama ini tidak hanya menyuguhkan kisah mitologis, tetapi juga dapat dianalisis melalui perspektif ekofeminisme. Ekofeminisme adalah gerakan yang melihat adanya keterkaitan erat antara eksploitasi perempuan dan eksploitasi alam. Artikel ini menggunakan pendekatan ekofeminisme untuk menganalisis drama Legenda Danau Toba. Analisis tersebut berfokus pada beberapa aspek, di antaranya adalah peran perempuan, hubungan perempuan dan alam dan eksploitasi alam. Melalui analisis ekofeminisme, drama Legendal Danau Toba dapat dilihat sebagai kritik terhadap praktik eksploitasi alam yang tidak berkelanjutan. Drama ini juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan alam, serta peran perempuan dalam pelestarian lingkungan hidup.
IMPLEMENTASI METODE STORYTELLING PADA KEMAMPUAN MENULIS TEKS FIKSI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 36 MEDAN Sinaga, Wike Afsari; Barus, Frinawaty Lestarina
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Completed
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.60606

Abstract

This study aimed to describe: (1) the implementation process of the Storytelling method in learning to write fictional texts in the form of short stories among eighth-grade students of SMP Negeri 36 Medan, (2) students’ responses to the implementation of the Storytelling method, and (3) students’ short story writing ability after the implementation of the Storytelling method. This study employed a qualitative method with a descriptive approach. The subjects of this study were students from Classes VIII-2 and VIII-3 of SMP Negeri 36 Medan. The research instruments included observation, short story writing tests, student response questionnaires, interviews, and documentation. Data were analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that: (1) the Storytelling method was implemented effectively through three stages, namely preparation, presentation, and evaluation, creating an active learning environment and helping students understand the elements of short stories; (2) students’ responses to the implementation of the Storytelling method were highly positive because the method helped them understand the material, generate ideas, enhance creativity, and express their thoughts more easily in written form, and (3) The students’ short story writing ability after participating in learning activities through the Storytelling method was categorized as excellent. The students were able to compose short stories by appropriately incorporating the essential elements of a short story, including theme, characters and characterization, plot, setting, point of view, language style, and moral message. This finding was reflected in the overall mean score of 81.84. Class VIII-2 achieved an average score of 84.71, with the highest score of 100 and the lowest score of 75, while Class VIII-3 obtained an average score of 78.64, with the highest score of 96 and the lowest score of 75. Keywords: Implementation, Storytelling, Writing Ability, Fictional Texts, Short Story.