Broken home, atau perceraian orang tua, merupakan peristiwa traumatis yang dapat berdampak signifikan pada anak-anak. Dampak ini dapat berupa trauma emosional, sosial, dan bahkan fisik. Dukungan sosial menjadi faktor penting dalam membantu anak-anak mengatasi trauma broken home. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dukungan sosial terhadap trauma broken home pada anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial memiliki peran penting dalam membantu anak-anak broken home mengatasi trauma. Dukungan sosial dapat membantu anak-anak merasa dicintai, diterima, dan dipahami. Dukungan sosial juga dapat membantu anak-anak membangun resiliensi dan coping skills untuk menghadapi trauma. Penelitian ini memiliki implikasi penting bagi praktik intervensi dan kebijakan terkait dengan anak-anak broken home. Intervensi perlu fokus pada memperkuat dukungan sosial bagi anak-anak broken home. Kebijakan juga perlu dibuat untuk mendukung keluarga broken home dan komunitas yang ramah anak.
Copyrights © 2024