Penalaran matematis adalah proses berpikir yang melibatkan objek-objek matematika untuk menghasilkan kesimpulan atau pernyataan baru berdasarkan pernyataan-pernyataan yang telah dibuktikan atau diasumsikan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang digunakan guru dalam menyusun soal pemecahan masalah dalam mengembangkan keterampilan penalaran matematis siswa dan indikator keterampilan penalaran matematis yang muncul pada siswa pada siswa kelas V SD 07 Cendono. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu wawancara untuk mengungkapkan kebenaran secara ilmiah. Metode kualitatif dipilih karena melibatkan guru wali kelas V SD 07 Cendono yang menerapkan Kurikulum Merdeka. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara untuk memperoleh gambaran dan klarifikasi strategi mengenai strategi guru dalam mengembangkan keterampilan penalaran matematis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang diterapkan telah berhasil mengembangkan keterampilan penalaran matematis siswa berdasarkan kerangka yang digunakan. Disimpulkan bahwa strategi yang digunakan aadalah menyajikan pernyataan matematika, mengajukan dugaan, melakukan manipulasi matematika, menyusun bukti, dan menarik kesimpulan.
Copyrights © 2024