Penelitian ini mengkaji fenomena campur kode dalam video YouTube "Is Mental Illness Now A Trend? S**cide & Medical Assistance in D*ing (MAiD)” yang diunggah oleh The Indah G Show. Analisis difokuskan pada jenis dan alasan di balik penerapan campur kode yang digunakan dalam percakapan antara pewawancara (Indah G, dan Joshua Kenji) dan narasumber (Psikolog Astrid, dan Yolanda). Data dikumpulkan melalui metode observasi dan dokumentasi dengan teknik pencatatan. Penulis menggunakan metode kualitatif. Kerangka teori yang diambil dari Hoffman (1991) memberikan jenis dan alasan campur kode. Hasil analisis menunjukkan tiga jenis campur kode dengan yang paling banyak ditunjukkan yaitu campur kode intra-sentensial dengan 57 data. Selain itu, analisis menunjukkan ada tujuh alasan di balik penerapan campur kode dengan yang paling banyak ditunjukkan adalah berbicara tentang topik tertentu dengan 25 data.
Copyrights © 2024