Pelaksanaan penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh aktifitas pembelajaran yang dimuat dalam kegiatan-kegiatan gerak anak, yang terstruktur sesuai dengan capaian perkembangan motorik anak usia empat sampai lima tahun. Partisipan dalam penelitian ini adalah 80 siswa prasekolah. Rangkaian tes psikomotor digunakan untuk mengevaluasi profil capaian perkembangan motorik anak saat sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Program pembelajaran diberikan berdasarkan permainan bebas yang digunakan dalam kelompok pembanding selama periode yang sama. Anak-anak prasekolah pada kedua kelompok mendapat peningkatan yang signifikan dibandingkan pra-intervensi dengan pasca-intervensi dalam koordinasi anggota gerak. Perbedaan yang signifikan secara statistik dalam pengukuran pasca-intervensi antara kelompok kelas pembanding dan kelompok intervensi pada koordinasi lengan dan kaki yang diamati jika dibandingkan kelompok pembanding. Ditunjukkan bahwa aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk menstimulasi fisik yang terstruktur sesuai dengan capaian perkembangan motorik anak lebih baik daripada anak diberikan permainan bebas untuk mencapai perkembangan motorik kasar yang memadai pada anak prasekolah.Keywords : Anak, Motorik Pembelajaran
Copyrights © 2024