Keterampilan membaca sudah seharusnya dikuasai oleh semua orang tidak terkecuali bagi perserta didik karena hal yang tercantum semakin memudahkan peserta didik agar menggali informasi dari berbagai sumber tertulis serta dengan kemampuan membaca namun rendahnya minat baca masyarakat indonesia berdasarkan data PISA dapat mengakibatkan menurunnya kemampuan kognitif dan intelektual peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan data hasil observasi dan wawancara untuk mendeskripsikan bagaimana tahap perencanaan pengembangan keterampilan literasi, menjelaskan proses pengembangan keterampilan literasi dengan memanfaatkan pojok baca, dan menggambarkan keterampilan literasi membaca peserta didik setelah tersedianya pojok baca. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Peneliti mengkaji data yang berasal dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek nya adalah peserta didik kelas IV SDN Tegal Jetak, sedangkan objek nya adalah proses pencapaian keterampilan literasi melalui pemanfaatan pojok baca. Peneliti mewancarai kepala sekolah dan wali kelas IV sebagai narasumber. Kegiatan literasi melalui pemanfaatan pojok baca di SDN Tegal Jetak khususnya kelas IV mengalami perubahan yang signifikasi. Proses pencapaian keterampilan literasi membaca pada peserta didik berjalan karena adanya proses perencanaan, pelaksanaan dan hasil. Hasil akhirnya dapat meningkatnya keterampilan membaca peserta didik melalui pemanfaatan pojok baca.
Copyrights © 2023