Nilai-nilai moral menuntun individu untuk berperilaku jujur, setia, dan bersikap positif dalam berinteraksi dengan orang lain dan dalam membangun hubungan yang positif dalam masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kesadaran siswa tentang pentingnya penanaman nilai moral untuk di pahami dan dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian berjumlah 10 siswa dan 3 guru sebagai responden. Data yang dikumpulkan berupa observasi, wawancara dengan teknik analisi berupa pengumpulan data, redukasi data, display data dan menarik kesimpulan kemudian didokumentasikan dalam bentuk foto. Hasil dari implementasi pengembangan nilai moral melalui metode bercerita pada penelitian ini adalah guru sudah sudah menerapkan hal tersebut di sekolah. Terilihat dari kesiapan guru sebelum mengajar, pemilihan cerita yang sesuai, mempersiapkan materi, penggunaan metode dan media. Dengan berbagai kesiapan yang dilakukan maka siswa juga tertarik dan siap untuk menerima pelajara dan apa yang di ajarkan oleh guru dapat diterima baik oleh siswa dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Keberhasilan penanaman nilai moral pada anak dipengaruhi oleh faktor pendukung seperti: kebiasaan atau tradisi, kesadaran siswa, sarana dan prasarana, serta dukungan dari orang tua. Sedangkan faktor penghambat berupa latar belakang siswa yang berbeda dan lingkungan masyarakat atau pergaulan siswa.
Copyrights © 2024