Dengan menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis masalah dalam instruksi studi sosial, siswa kelas 8 A di SMPN 2 Malang bertujuan untuk mengamati peningkatan dalam keterampilan sosial mereka. Studi melibatkan 32 siswa dari kelas 8A di SMPN 2 Malang sebagai partisipan. Fokus utama penelitian ini adalah untuk menilai keterampilan sosial siswa. Metodologi kuantitatif digunakan, dengan menggunakan kisi-kisi penilaian keterampilan sosial, lembar wawancara, kuesioner, dan wawancara untuk pengumpulan data. Analisis data menyarankan bahwa mengadopsi paradigma Pembelajaran Berbasis Masalah dalam pendidikan Ilmu Sosial memang dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa kelas delapan di kelas 8A di SMPN 2 Malang. Temuan penelitian menunjukkan bahwa siswa Kelas 8A mencapai skor keterampilan sosial rata-rata sebesar 76%, menandakan peningkatan sebesar 12% dari skor awal mereka sebesar 64%. Selain itu, data mengungkapkan bahwa siswa di Kelas 8A kini memiliki skor keterampilan sosial rata-rata sebesar 84%, mewakili peningkatan sebesar 8% dari skor awal mereka sebesar 76%.
Copyrights © 2023